Cara Mudah Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders
Cara Mudah Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders

Cara Mudah Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders

Home.kosongin.comCara Mudah Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders. Beberapa dari kita mungkin teringat nama produk sampo dari toko kelontong ketika kita berbicara tentang kepala dan bahu. Kepala dan bahu, bagaimanapun, memiliki makna yang sangat berbeda dalam dunia forex.

Frasa ini mengacu pada pola pada grafik yang dapat digunakan sebagai panduan untuk mengidentifikasi pergeseran arah tren dan mencari peluang perdagangan untuk menemukan keuntungan paling banyak.

Namun, tampaknya pola kepala dan bahu yang terkenal memiliki variasi terbalik yang disebut kepala dan bahu terbalik. Apakah pola itu dimaksudkan untuk berarti? Dan bagaimana pola seperti itu dapat digunakan dalam perdagangan?

Mengenali Lebih Dalam Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders

Inverse Head and Shoulders adalah pola yang umumnya muncul ketika harga sedang menurun dan menandakan bahwa harga akan kembali naik.

Ketika pola ini muncul, seorang pedagang tahu bahwa penurunan akan segera selesai dan dapat bersiap untuk membeli. Bahkan untuk trader dengan jam terbang rendah, Inverse Head and Shoulders sebenarnya tidak sulit dikenali.

Kepala dan bahu terbalik, seperti kepala dan bahu, harus terdiri dari setidaknya tiga komponen serta garis tambahan yang dikenal sebagai garis leher atau garis leher. Kepala, bahu kiri, dan bahu kanan adalah tiga komponen yang dimaksud (bahu kanan).

Pola kepala dan bahu terbalik awalnya mengingatkan salah satu motif Triple Bottom. Bagian bawah kedua akan lebih rendah dari bagian bawah pertama dan ketiga, yang merupakan perbedaannya.

Proses Pembentukan Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders

  • Pikirkan tentang sepasang downtrend yang terjadi.
  • Jika harga perlahan meningkat, pembeli mencoba menyudutkan pasar dan mendorong harga lebih tinggi. Akibatnya, titik balik berbentuk palung dari bearish ke bullish tercipta. Bahu kiri dari pola kepala dan bahu terbalik menandai awal dari pembalikan harga.
  • Selain itu, harga akan turun sekali lagi, menunjukkan suasana jual pasar yang kuat. Garis leher akan dibuat menggunakan titik pembalikan harga ini sebagai panduan.
  • Penurunan harga akan lebih besar dari titik bahu kiri. Setelah itu, pembeli akan kembali ke pasar dan menaikkan harga. Titik pembalikan harga ini akan menciptakan palung kedua yang dikenal sebagai kepala.
  • Setelah periode kenaikan harga, penjual akan memasuki pasar, membawa harga kembali turun. Garis leher akan ditarik menggunakan titik balik yang muncul ketika tren bergeser dari bullish ke bearish, seperti yang ada di bahu kiri.
  • Penurunan harga berikutnya tidak menyebabkan harga meroket. Palung ketiga terbentuk, meskipun tidak sedalam kepala sejak Bulls mengambil kembali kendali pasar dan mendorong harga naik. Bahu kanan adalah apa yang dimaksud di sini.
  • Kenaikan harga yang terjadi akan menembus garis leher. Penjual sekarang dapat menaikkan harga untuk menembus garis leher. Namun, mereka tidak dapat melakukannya, dan biaya tumbuh lebih jauh.
  • Jika harga terus naik perlahan, tren naik kemungkinan akan berkembang.

Cara Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders

Seorang pedagang yang dapat mengenali pola mungkin menggunakannya sebagai panduan ketika menempatkan entri. Seorang pedagang umumnya dapat mencapainya dengan dua cara berbeda.

Metode Pertama :

  • Pola kepala dan bahu terbalik adalah sesuatu yang perlu diperhatikan.
  • Tahan sampai harga melintasi garis leher atau penembusan atas.
  • Kira-kira 3 sampai 5 pip di atas titik breakout, tempatkan order buy stop.
  • Tetapkan stop loss 3 hingga 5 pip di bawah posisi terendah bahu kanan.

Opsi Kedua :

  • Tunggu harga turun sekali lagi sampai menyentuh garis leher setelah melewati garis leher.
  • Tempatkan order buy stop pada 3 sampai 5 pip di atas titik breakout saat neckline disentuh.
  • Bergantung pada jenis kerangka waktu yang digunakan, Tempatkan stop loss 10 hingga 15 pip di bawah titik order stop pembelian.
  • Sebagai indikasi konfirmasi, coba gunakan pola candlestick bullish reversal.

Metode kedua, yang menunggu mundurnya dari garis leher untuk mengkonfirmasi sinyal, lebih konservatif daripada metode pertama. Pendekatan pertama dapat lebih disukai bagi pedagang yang menghargai kecepatan dan kemungkinan keuntungan.

Namun, karena tidak ada bukti kemunduran dari garis leher, kemungkinan sinyal palsu lebih besar dalam kasus ini. Bagi pedagang yang tidak keberatan menunggu sampai semua indikasi dikonfirmasi, metode kedua lebih baik.

Kesimpulan

Tidak ada teknik yang lebih baik untuk berdagang di antara keduanya karena kemampuan pedagang untuk berhasil atau gagal. Untuk melakukan itu, waspadai preferensi Anda dan gunakan strategi yang tepat untuk kesuksesan perdagangan.

Dan itulah Cara Mudah Trading Dengan Inverse Head dan Shoulders yang menurut kami sangat bermanfaat dan dapat Anda pahami apabila masih belum memhamainya.

Mungkin hanya itu saja yang dapat disampaikan didalam sajian pembahasan singkat kali ini terkait dengan informasi yang ada diatas. Dan terimakasih telah menyaksikan artikel kami yang satu ini sampai akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *