Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Yang Kirim Tentara Ke Ukraina

media.kosongin.com – Baru Baru Ini Republik Chechnya mendadak ramai menjadi sorotan usai presidennya, Ramzan Kadyrov, mengirim pasukan tentaranya ke Ukraina.

Kadyrov yang merupakan sekutu presiden Rusia Vladimir Putin, ikut mendesak warga Ukraina agar menggulingkan pemerintahan mereka.

Ribuan tentara Chechnya disebut sudah diberangkatkan untuk ikut bertempur menjaga wilayah perbatasan.

Sebuah video yang merekam momen saat tentara Checnya tengah mengibarkan benderanya di markas militer Ukraina pun ramai beredar di media sosial. Yuk simak ulasannya:

Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina

Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina
Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina

Sebanyak 10.000 pasukan militer Muslim negara Chechnya dipimpin langsung oleh Presiden Ramzan Kadyrov, memekik takbir sebelum bergabung di Medan tempur membantu pasukan Rusia menyerang Ukraina, Ahad (27/2/22).

Pasukan khusus Chechnya tersebut memiliki julukan Pasukan Pemburu. Seperti diketahui, pasukan Chechnya sudah menyatakan kesiapannya bergabung dengan pasukan Rusia.

Sosok Presiden Ramzan Kadyrov yang juga anti terhadap ISIS. Mendukung Presiden Rusia Vladimir Putin berperang melawan pasukan ISIS di Suriah, dengan misi: “Selamatkan Bashar Al Ashad Suriah & hancurkan ISIS”.

Ramzan Kadyrov lahir di Kota Tsentaroi pada 5 Oktober 1976 dan berkebangsaan Rusia. Presiden yang memiliki hobi olah raga gulat ini, adalah seorang Muslim yang taat.

Kedekatan Ramzan Kadyrov juga disebut tidak hanya mitra koalisi Putin, tapi juga merupakan salah satu “tim pembisik” Vladimir Putin.

Sebuah sumber menyebut, invasi Rusia ke Ukraina merupakan ide Ramzan Kadyrov. Hal itu disebutkan sebagai cara penyelesaian Anti-Rusia di Ukraina harus dengan menggunakan kekuatan militer.

Negara Republik Chechnya berdiri tahun 1993 pasca Uni Sovyet bubar tahun 1990. Chechnya menjadi salah satu negara pecahan Uni Soviet yang berpenduduk Muslim.

Chechnya juga sebelumnya pernah berperang melawan Rusia, dan sukses membuat pasukan lawan frustasi.

Profil Presiden Chechnya Ternyata Garis Keturunan Nabi

Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina
Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina

Nama lengkapnya adalah Ramzan Akhmadovich Kadyrov. Lahir tanggal 5 Oktober 1976 (39 tahun). Termasuk usia yang sangat muda untuk jabatan Presiden.

Tapi di usia semuda itu pun ia sudah memimpin Republik Chechnya hampir 10 tahun atau tepatnya sejak ia berusia 30 tahun.

Satu hal yang sangat dikenal dari dirinya adalah loyalitasnya pada Presiden Rusia Vladimir Putin dan sikapnya yang sangat menentang pemberontakan Takfiri di Suriah.

Ramzan Kadyrov adalah putra dari (alm) Akhmad Abdulkhamidovich Kadyrov, Presiden Chechnya yang tewas dibunuh pada 9 Mei 2004.

Akhmad tewas dalam aksi pengeboman yang dipimpin ekstrimis Chechnya Shamil Basayev di dalam Stadion Dinamo Grozny saat parade peringatan kemenangan Perang Dunia II di ibukota Grozny.

Keberpihakan Kadyrov, baik ayah maupun anak (Akhmad dan Ramzan) kepada Putin, tak lepas dari preferensi keagamaan keduanya.

Mereka bermazhab Ahlussunnah wal Jama’ah, penganut tasawwuf dan pengikut thareqat yang sangat cinta pada para Habaib (Habib: orang-orang yang memiliki garis keturunan Rasulullah).

Mengenal Pasukan Tentara Chechnya

Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina
Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina

Chechnya sendiri merupakan sebuah pemerintahan berbentuk republik yang berada di selatan bagian Rusia.

Pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov, yang merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, ikut mendesak warga Ukraina  menggulingkan pemerintah mereka.

Pemerintahan Kadyrov sendiri terpiih pada 2007 silam dan disebut berkat bantuan Putin. Hal itulah yang membuat Kadyrov terdorong untuk membantu Rusia.

Ia pun kemudian mengirimkan pasukannya agar ikut membantu Rusia dalam konflik ini.  Dalam sebuah video yang diunggah secara online, Kadyrov bahkan sempat mengklaim bahwa pasukannya sejauh ini belum terkalahkan.

Ia juga menyebut, jika pasukan Rusia sebenarnya dapat dengan mudah merebut kota-kota besar Ukraina termasuk ibukota Kiev.

Namun, untuk saat ini ia mengatakan tugas utama tentaranya adalah menghindari hilangnya nyawa.

Konflik Rusia VS Ukraina Diprediksi Dosen Unpad Berakhir Di Meja Perundingan

Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina
Sosok Muslim Ramzan Kadyrov Presiden Chechnya Kirim Tentara Ke Ukraina

Dosen Program Studi Sastra Rusia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad), Supian M.A., PhD memprediksi terkait dengan perang antara Rusia dan Ukraina.

Hal tersebut ia sampaikan melalui laman resmi Unpad, Minggu (27/2). Ia mengungkapkan, bahwa kemungkinan konflik Rusia-Ukraina akan berakhir di meja perundingan.

Ia kemudian menyinggung soal konflik yang pernah terjadi antara Rusia dan Ukraina pada masa lalu.

Prediksi tersebut bukan tanpa alasan mengingat sejarah telah membuktikan bagaimana diplomat Uni Soviet mampu menghindarkan konflik perang nuklir pada 1962.

“Ada satu moto yang dipegang teguh para diplomat Rusia-Ukraina hingga saat ini, yaitu ‘lebih baik 10 tahun berunding daripada 1 hari berperang’. Slogan ini jadi kurikulum wajib calon diplomat,” ungkapnya.

Adapun lahirnya moto tersebut lahir berawal dari Menteri Luar Negeri Uni Soviet Andrei Gromyko.

PENUTUP

Demikianlah rangkuman informasi Viral Hari ini mengenai Rusia vs Ukraina yang semoga saja cepat berakhir aminn terima kasih sudah mampir dan menyimak artikel ini sampai selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *